KEGIATAN SENAM PAGI

 

Kegiatan Senam Pagi di SMP IT Mutiara

Sebagai upaya membentuk generasi yang sehat, bugar, dan disiplin, SMP IT Mutiara secara rutin melaksanakan kegiatan senam pagi setiap hari Jumat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah dengan penuh semangat dan kebersamaan. Selain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, senam pagi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah serta menanamkan nilai kedisiplinan sejak dini.

Dengan slogan “Pintar, Benar, Segar”, SMP IT Mutiara berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan menyenangkan sebagai penunjang proses belajar mengajar yang optimal.



Yayasan Pendidikan Mutira Aulia Peduli Palestina


 



Alhamdulillah...

Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh siswa-siswi Yayasan Pendidikan Mutiara — MIS, SMP, dan MA — atas partisipasi aktif dalam penggalangan donasi untuk program Roadshow Sumut Bercerita "Darurat Palestina" 2025 bersama Penerus Kebaikan Dompet Dhuafa Waspada.

Donasi yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp1.193.500 merupakan bukti nyata kepedulian dan empati anak-anak kita terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Semoga setiap rupiah yang disumbangkan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Yayasan Pendidikan Mutiara.

Mari terus tumbuhkan semangat berbagi, peduli, dan berbuat kebaikan sejak dini.

Pintar. Benar. Segar.





Upacara Bendera yang dipimpin Oleh Bapak Yayasan Pendidikan Mutiara

UPACARA BENDERA HARI SENIN

SMP IT MUTIARA
Tema: “Disiplin dalam Lingkungan Sekolah dan Masyarakat untuk Mencerminkan Siswa Berakhlak Baik”

Senin, 21 Juli 2025, SMP IT Mutiara melaksanakan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, dan staf sekolah. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam menanamkan semangat nasionalisme, disiplin, serta pembinaan karakter siswa.

Upacara kali ini dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Mutiara, Bapak Dr. Mardianto, M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa disiplin harus tertanam tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat. Disiplin menjadi salah satu kunci terbentuknya pribadi yang bertanggung jawab, berakhlak baik, dan siap berkontribusi positif di tengah lingkungan sekitar.

“Disiplin adalah cerminan akhlak. Siswa yang terdidik dengan kedisiplinan di sekolah akan membawa sikap tersebut ke dalam kehidupan bermasyarakat. Inilah yang menjadi tujuan pendidikan, bukan hanya mencetak siswa pintar, tetapi juga berakhlak dan bermanfaat bagi lingkungan,” tegas beliau.

Dengan mengusung tema “Disiplin dalam Lingkungan Sekolah dan Masyarakat untuk Mencerminkan Siswa Berakhlak Baik”, SMP IT Mutiara berkomitmen untuk terus menanamkan nilai kedisiplinan sebagai budaya bersama. Melalui upacara ini, diharapkan terbentuk karakter siswa yang mampu menjaga sikap, menjunjung etika, dan menjadi contoh teladan di mana pun berada.

Mari kita jaga dan tanamkan nilai Pintar, Benar, Segar
Pintar dalam menuntut ilmu,
Benar dalam bertindak,
Segar dalam semangat dan lingkungan.

Bersama disiplin, kita wujudkan generasi berakhlak, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan.


Kegiatan rutin Jum'at Bersih


     Kebersihan adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari kesadaran diri. Melalui pembiasaan hidup bersih — menjaga kerapian pribadi, merawat lingkungan kelas, dan peduli terhadap kebersihan sekolah — kita menanamkan karakter disiplin dan rasa tanggung jawab. Di lingkungan Yayasan Pendidikan SMP IT Mutiara, setiap hari Jumat menjadi momen untuk menguatkan budaya bersih dengan melaksanakan kegiatan kebersihan secara bersama-sama. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan penuh berkah.

Mari kita jadikan kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari — bukan hanya di hari Jumat, tetapi dalam setiap langkah dan aktivitas kita.
Bersih Itu Sehat, Bersih Itu Ibadah.”

Kegiatan Apel pagi dan Sholat Dhuha di hari pertama KBM


 Selamat Memulai Kegiatan Belajar Mengajar!

Dengan penuh semangat, kami menyambut seluruh peserta didik, orang tua, dan keluarga besar sekolah di tahun pelajaran yang baru.
Mari kita jadikan setiap hari di sekolah sebagai langkah menuju masa depan yang gemilang — dengan belajar sungguh-sungguh, berakhlak mulia, dan menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin.

Semoga semangat belajar, dukungan orang tua, dan dedikasi para guru membawa hasil terbaik bagi kita semua.
Selamat belajar, selamat berkarya, dan terus melangkah maju!

#SemangatBelajar #KBM2025 #SekolahBersamaMaju


PENUTUPAN KEGIATAN MPLS TA 2025 / 2026

 

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Puji syukur ke hadirat Allah SWT, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025/2026 di SMP IT MUTIARA telah terlaksana dengan lancar, tertib, dan penuh makna.

Kepada ananda peserta didik baru, selamat datang di keluarga besar SMP IT MUTIARA. Semoga pengalaman selama MPLS menjadi langkah awal untuk tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, dan berkarakter. Jadikan sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membangun mimpi dan masa depan.

Kepada orang tua dan wali murid, terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Sinergi antara keluarga dan sekolah menjadi kunci utama dalam membentuk karakter dan potensi terbaik anak-anak kita.

Kepada Bapak/Ibu Guru serta seluruh panitia MPLS, kami haturkan apresiasi atas dedikasi, keikhlasan, dan kerja keras yang telah diberikan. Semoga setiap upaya menjadi amal kebaikan yang diridhai Allah SWT.

Dengan berakhirnya MPLS ini, mari kita songsong tahun ajaran baru dengan semangat belajar, tekad untuk berprestasi, dan komitmen untuk terus berakhlak mulia.

Salam hangat,

Dr. Suzatmiko Wijaya, M.Pd.
Kepala Sekolah SMP IT MUTIARA

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Memaknai MPLS TA 2025/2026

Memaknai MPLS

Pendidik Inspiratif 450 Gogot Suharwoto Oleh Bapak Yayasan SMP IT Mutiara, bapak Dr. H. Mardianto, M.Pd.

Kehadiran orang tua saat mengantar anak ke sekolah bukan hanya simbol kasih sayang, tapi juga bentuk keterlibatan awal yang sangat berarti dalam proses pendidikan anak kita. (Gogot Suharwoto, 2025)


Hari ini adalah senin 14 Juli 2025, bukan hari biasa, tetapi hari dimana pertama di kalender akademik tahun ajaran 2025-2026. Semua warga yang terkait dengan kegiatan pendidikan seperti memasuki pintu gerbang baru untuk menatap masa depan tentunya dengan harapan yang jauh lebih dari sekedar sekolah, ada hal yang diinginkan disana. Hari senin hari pertama masuk sekolah memang sungguh luar biasa, semua orang menjadi terlibat, dari menteri pendidikan, kepala dinas, sampai kepala sekolah, bahkan yang paling utama adalah kepala keluarga. 

Diawali dari pernyataan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen PDM Kemendikdasmen) Gogot Suharwoto beliau meminta orang tua antar anak di hari pertama sekolah. Siap orang tua? Tentu ada alasan mengapa ini dilakukan, karena memang hari senin 14 juli merupakan hari istimewa paling tidak ada tiga hal yakni;

Pertama; Hari pertama sekolah murid baru akan diawali dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS). Pada tahun ajaran 2025/2026, Kemendikdasmen ingin memastikan MPLS bisa bersifat ramah. Untuk itulah maka di mana seluruh kegiatan MPLS harus membantu murid baru agar merasa diterima, bersemangat belajar, dan membentuk karakter positif. 

Kedua; perlu dicatat bahwa peran orang tua dalam pelaksanaan MPLS ramah perlu mendapat perhatian serius dengan cara bekerjasama.  Dari sejak anak bangun tidur orang tua turut memberikan bantuan kesiapan dari fisik terlebih mental anak. Antarlah anak ke sekolah dengan harapan bahwa mereka adalah generasi yang akan meneruskan, melanjutkan, bahkan memberi harapan tentang keinginan kita. 

Ketiga; kerjasama orang tua, anak, dan para guru di sekolah dalam hal pengelolaan, waktu, tugas, dan layanan adalah hal penting. Dari sapaan yang sama, semangat yang saling mendukung, serta harapan yang akan diraih semua akan tercapai bila kerjasama dapat dilakukan. Hari pertama sekolah semua menebar senyum, diiringi kesabaran dari sejak bangun tidur, mengajak sarapan, mempersiapkan pakaian, sampai menemui guru yang menyambutnya di kelas. Itu semua membutuhkan kersama saling mengerti, memahami dan mendukung dari ketiga pihak di atas. 

Bila ketiga hal di atas, maka orang tua yang menghantarkan anak ke sekolah bukan seskedar menyerahkan sebagian waktu pada pihak sekolah. Lebih dari itu benarlah bila kehadiran orang tua saat mengantar anak ke sekolah bukan hanya simbol kasih sayang, tapi juga bentuk keterlibatan awal yang sangat berarti dalam proses pendidikan anak kita. Pihak sekolah akan menyambut dengan baik semua anak dan orang tua, bergayut sambung dengan orang tua yang senyum kepada anak menggandeng tangan memberikan kuasa atau kepercayaan pada guru atau sekolah.  Sungguh hari senin sebagai hari pertama sekolah akan menjadi kenangan indah sampai kapanpun bagi anak dimasa mendatang dalam rangka menggapai cita dan harapan keluarga. 

Kita setuju “Dengan kolaborasi kita bangun negeri, lewat pendidikan kita bersinergi”.